Alasan Kenapa Anda Tidak Boleh Bersedih

23 04 2009
  • Jangan bersedih, karena anda telah melalui kesedihan itu kemarin dan ia tidak memberi manfaat apapun. Ketika anak anda gagal dalam ujian dan anda bersedih karenanya, apakah kemudian anak anda lulus karena kesedihan itu? Saat bapak anda meninggal dan anda bersedih, apakah ia akan hidup kembali? Manakala anda merugi dalam suatu bisnis dan kemudian anda bersedih, apakah kemudian kerugian itu berubah menjadi keuntungan?
  • Jangan bersedih, sebab bila anda bersedih gara-gara satu musibah, maka musibah yang satu itu akan menjadi berlipat ganda. Ketika anda bersedih karena kemiskinan atau kesengsaraan yang anda alami, bukankah kesedihan itu hanya menambah kesusahan anda saja? Saat anda bersedih karena cercaan musuh-musuh anda, pastilah kesedihan itu hanya akan menguntungkan dan menambah semangat mereka untuk menyerang anda. Atau, ketika anda mencemaskan terjadinya sesuatu yang tidak anda sukai, ia akan mudah terjadi kepada anda.
  • Jangan bersedih, karena kesedihan itu akan membuat rumah yang luas, istri yang cantik, harta yang melimpah, kedudukan yang tinggi, dan anak-anak yang cerdas tidak ada gunanya sedikitpun.
  • Jangan bersedih, sebab kesedihan hanya akan membuat air yang segar terasa pahit, dan sekuntum bunga mawar yang indah tampak seperti sebongkok labu, taman yang rimbun tampak seperti gurun pasir yang gersang, dan kehidupan dunia menjadi penjara yang pengap.
  • Jangan bersedih, karena anda masih memiliki dua mata, dua telinga, dua bibir, dua tangan dan dua kaki, lidah dan hati. Anda masih memiliki kedamaian, keamanan dan kesehatan. “Maka, nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan” (QS. Ar-Rahman: 13) Read the rest of this entry »




Cara Menghindari Onani

23 04 2009

Supaya dapat menjauhi kebiasaan buruk itu, cobalah anda ikuti langkah-langkah berikut ini :

1. Memanage diri anda sebaik mungkin, dan tentukan tujuan hidup anda.
2. Selalu ingat firman Allah, “Tidakkah dia mengetahui bahwa sesungguhnya Allah melihat segala perbuatannya?” (QS. Al-Alaq: 14). Coba pusatkan pikiran anda menyaksikan hal-hal yang bisa mengunci diri anda supaya tidak melakukan onani. Apakah anda sudah dapat mengendalikan diri anda sehingga tidak berpaling dari Allah? Allah berfirman, “Mereka bersembunyi dari manusia, tetapi mereka tidak tersembunyi dari Allah, padahal Allah beserta mereka” (QS. An-Nisa: 108)
3. Menjamin masuk surga. Coba anda ingat-ingat sabda Rasulullah, “Barangsiapa yang mengikuti nasehatku kemudian menjamin (anggota tubuh) yang terletak diantara dua kumis dan (anggota tubuh) yang terletak diantara pangkal kedua kaki (tidak terjerumus dalam dosa), niscaya baginya akan mendapat jaminan surga” (HR.Bukhari)
4. Lindungi diri anda agar tidak terjerumus dalam dosa dengan :
• Memperbanyak puasa
• Memperbanyak shalat
• Menundukkan pandangan
• Menghindari majelis orang fasik
• Menjauhi perkara yang membangkitkan nafsu
• Senantiasa berdzikir, berdoa, bertaubat
• Jangan putus asa mengharapkan rahmat Allah
• Mulai mengatur rencana menikah, dan ini diperlukan kesungguhan dengan belajar secepatnya agar anda mendapatkan manfaat, baik di dunia maupun di akhirat.





Airmata Penyesalan Tobat Adalah Air yang Paling Suci

23 04 2009

Gembiralah dengan hidup ini

karena hidup ini indah dan jadikanlah ia

sebagai hamparan untuk setiap kebaikan

Allah menyukai orang-orang yang bertobat dan menyukai orang-orang yang menyucikan dirinya. Bahkan lebih senang dengan tobat yang dilakukan oleh seorang hamba kepada-Nya. Mahasuci Allah, Mahabesar lagi Maha Penyayang. Dia gembira dengan tobat hamba-Nya yang pada akhirnya hamba yang bersangkutan beroleh surga-Nya dan meraih ridha-Nya. Allah SWT menyerukan kepada hamba-hamba-Nya yang beriman untuk bertobat melalui firman-Nya:

“Bertobatlah kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung” (QS. An-Nuur: 31)

Tobat adalah mencuci kalbu dengan airmata dan membakarnya dengan penyesalan. Tobat menimbulkan rasa terbakar dalam kalbu, rasa panas dalam jiwa, rasa hancur dalam perasaan, dan rasa basah dalam airmata. Sesungguhnya tobat adalah permulaan jalan yang harus ditempuh oleh para salihin, modal orang-orang yang beruntung, titik tolak keberangkatan kaum muridin, dan kunci istiqomah kaum yang mencintai Allah. Orang yang bertobat mengemis dan merendahkan diri kepada Allah, berseru dan menangis. Apabila para hamba tenang, kalbunya tidak pernah tenang. Jika semua makhuk merasa tentram, rasa takutnya tidak pernah hilang. Apabila semua makhluk merasa senang, rintihan kalbunya tidak pernah berhenti. Dia berdiri dihadapan Tuhannya dengan hati yang bersedih dan pikiran yang susah seraya menundukkan kepalanya dengan tubuh yang menggigil. Apabila ia teringat dosa-dosa besarnya dan kesalahan-kesalahannya yang banyak, bergejolaklah kesedihannya, menyala kembalilah kebakaran hatinya, dan bertambah deraslah cucuran airmatanya. Nafasnya tersengal-sengal dan suara rintihannya begitu membakar kalbunya. Ia menguruskan dirinya sendiri untuk perlombaan di hari esok dan meringankan dirinya dari beban keduniawian agar dapat berlalu dengan cepat di atas jembatan neraka jahannam nanti. Read the rest of this entry »