Era 70-an

2 03 2009

ost-guruku-copy Adegan-adegan yang biasanya ada dalam film-film Indonesia “jadul” (jaman dulu) tahun 1970-an dan 1980-an
1. Makan bersama keluarga. Entah maksudnya apa, selalu pamer apa yang dimasak + pembantu rumah tangganya, atau pamer peralatan dapur. Dan biasanya minumannya selalu jus jeruk.

2. Cinta yang tidak disetujui orang tua. Entah sudah berapa judul film Rano Karno yang temanya beginian.

3. Tokoh Ayah selalu berbaju safari. Biasanya warnanya coklat muda, dengan 2 bolpen di kantongnya, membawa koper, dan biasanya ke kantor. Read the rest of this entry »





Kentut Syekh Juha

11 02 2009

Pada suatu hari, Syekh Juha sedang melaksanakan sholat berjamaah di Masjid. ketika sudah sampai roka’at kedua, Ia tak bisa mengendalikan kentut yang sedari tadi Ia tahan. Akhirnya, Ia buang angin dengan suara yang sangat keras sehingga terdengar seluruh jama’ah lainnya.

Setelah peristiwa itu,¬† ia memutuskan untuk¬† tidak keluar rumah karena rasa malu yang ditanggungnya. Namun lama-kelamaan ia tidak tahan juga berdiam diri di rumah dan takut keluar karena malu, akhirnya ia memutuskan untuk pergi meninggalkan rumah menuju tempat yang sangat jauh dari desa tersebut dalam waktu yang lama. Read the rest of this entry »





Bahaya Kondom Berasa

10 02 2009

Seorang pemilik pabrik kondom berang sebab penjualan perusahaannya menurun karena perusahaan pesaing memperkenalkan kondom dengan berbagai rasa seperti strawberi, pisang, coklat. Pemilik perusahaan itu memanggil kepala divisi risetnya.

“Kamu sebagai kepala divisi riset harus kreatif dong, masak kalah sama perusahaan pesaing” Omel pemilik pabrik itu. Read the rest of this entry »





Intel AS Ingin Punya Anu Seperti Unta

10 02 2009

Ada seorang tentara AS menjadi intel ke Irak. Dia diberi kendaraan unta. Di tengah perjalanan kaki sang unta menendang sebuah benda setelah diselidiki ternyata itu lampu ajaib, teringat dong sama cerita zaman dahulu mengenai lampu ajaib katanya kalau dogosok keluar jinnya.

Dan ternyata benar setelah digosok keluar sang jin,
“Huahahaha pah poh!! thank’s mister (terima kasih tuan) now you have three (tiga permintaan)” Read the rest of this entry »





Nasib itu Tidak Bisa Dinalar Dengan Logika

10 02 2009

Nasrudin sedang berjalan-jalan dengan santai, ketika tanpa permisi ada orang jatuh dari atap rumah dan menimpanya. Orang yang terjatuh itu tidak terluka sama sekali, tetapi Nasrudin yang tertimpa malah menderita cedera leher. Ia pun diangkut ke rumah sakit.

Para tetangganya datang menjenguknya, mereka bertanya, “Hikmah apa yang didapat dari peristiwa itu, Nasrudin?” Read the rest of this entry »