Syin Anta!

30 01 2007

Setelah manis kau kecap
Tak sepantasnya kau remehkan gula
Apalagi waggi belum kau resap
Bgaimana kau abaikan bungga

Setelah merdu kau nikmati
Tak sepantasnya kau laknati lagu
Apalagi haru belum kau rasakan
Bagaimana puisinya kau rendahkan

Setelah sunnah kau minati
Tak sepantasnya kau sepelekan hadis
Apalagi belum kau hayati al-Quran
Bagaimana mushafnya kau kecilkan ?

Setelah keyakinan kau dapatkan
Tak sepantasnya kau campakan iman
Apalagi mikraj belum kau hidupi
Bagaima sholat kau anggap sepi

Setelah hakikat mengada
Tak sepantasnya kau kecam filsafat
Apalagi makrifat belum kau rasa, menyita
Bagaimana tarekat kau anggap nista


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: